Browsed by
Category: Berita Transfer

AC Milan Berencana Mendapatkan Gelandang West Ham

AC Milan Berencana Mendapatkan Gelandang West Ham

AC Milan merencanakan menambahkan amunisi pada Januari 2021 walau raih prestasi mengagumkan di paruh pertama musim 2020-2021. Salah satunya targetnya ialah pemain tengah West Ham United Felipe Anderson.

Pemain dari Brasil itu telah tidak masuk rencana West Ham. Pada awal musim, Anderson dipinjam The Hammers ke club Portugal FC Porto.

Sayang peminjamakn ke Porto tidak berjalan dengan baik, Anderson tidak berhasil mendapatkan banyak peluang bermain. West Ham juga merencanakan pulangkan Anderson selekasnya dan pinjamkannya ke club lain di bulan ini.

Baca Juga : AC Milan Ingin Datangkan Mandzukic

Beberapa media Inggris memberikan laporan AC Milan siap memuat Anderson bila dipulangkan dari Porto. I Rossoneri punya niat pinjam Anderson sepanjang 1/2 musim.

Anderson diperlukan untuk memuluskan jalan AC Milan raih Scudetto musim ini. AC Milan perlu kedalaman scuad untuk berkompetisi dengan Inter Milan dan Juventus musim ini di Serie A.

Kedalaman scuad jadi pekerjaan rumah AC Milan. Pelatih Stefeno Pioli kesusahan mengolah skema yang cocok waktu banyak pemainnya luka atau terserang Covid-19.

Masalah Covid-19 mmembuat pemain dapat mangkir sepanjang dua minggu. AC Milan sempat kewalahan saat menantang Juventus sebab jumlahnya pemain yang mangkir. Mengakibatkan mereka kalah 1-3.

Mantan Pemain Lazio

Anderson terhitung pemain serba dapat. Ia bisa bekerja di sayap atau pemain striker tengah. Anderson benar-benar pas untuk AC Milan buat melapisi Alexis Saelaemaker atau Ante Rebic.

Bila jadi berpindah ke AC Milan, Anderson dipercaya tidak akan kesusahan menyesuaikan. Pasalnya Anderson pernah rasakan main di Liga Italia bersama Lazio.

Bersaing Dengan MU Untuk Mendapatkan Pemain Lille

Manchester United alias MU akan berkompetisi dengan AC Milan dalam pemburuan pemain muda Lille. Ke-2 club sama tertarik ke pemain tengah Boubakary Soumare.

Pemuda 21 tahun itu menarik perhatian pencarian talenta MU dan AC Milan sesudah tampil janjikan bersama Lille. Style mainnya disebut serupa Paul Pogba. Soumare dapat diperoleh pada harga relatif murah. Pasalnya kontrak Soumare bersama Lille akan habis dalam 18 bulan kembali.

Wartawan Italia Vito Angele memberikan laporan MU ada di baris paling depan untuk memperoleh layanan Soumare. Tetapi Setan Merah harus siaga pada teror dari AC Milan dan Arsenal.

“Soumare ialah pemain penting tetapi saya tidak memikir ia akan tiba ke Serie A. MU sedang usaha mengambilnya dan mereka diunggulkan untuk memperolehnya saat ini,” kata Vito.

AC Milan kesusahan memperoleh Soumare sebab masalah dana. I Rossoneri tidak sanggup penuhi keinginan Lille hingga MU yang diunggulkan memenangkan kompetisi. “Lille minta harga tinggi yang begitu memperberat untuk AC Milan,” lanjut Vito waktu bicara.

Real Madrid Membuka Kesempatan Untuk AC Milan

AC Milan sudah membuat fokus untuk masa transfer Januari ini. Club raksasa Liga Italia ini sangat terang memilih untuk tidak mengambil seorang penyerang. Tetapi, mereka pun tidak tutup peluang bila ada kesempatan di pasar.

AC Milan awalnya, sempat dihubung-hubungkan dengan penyerang Real Madrid Cedera Jovic. Seperti dikutip Marca, Cedera Jovic sejauh ini cuman jadi penyerang opsi ke-3 Zinedine Zidane.

Karenanya, pemain internasional Serbia itu sedang menyiapkan diri untuk berpindah club. Jovic pengin memperoleh semakin banyak waktu bermain. Dan, Zidane juga kelihatannya telah ikhlas melepaskannya.

Musim ini, Jovic cuman bermain 208 menit dalam lima laga. Terang jika ia perlu berpindah ke lain tempat untuk hidupkan kembali profesinya dan memperoleh kembali perform mengagumkan yang ia punyai di Eintracht Frankfurt.

Jovic awalnya sudah dihubungkan dengan Eintracht Frankfurt dan AC Milan. Jadi harus disaksikan di mana penyerang itu akan usai dan pada keadaan apa ia akan pergi.

Seperti disampaikan Mundo Deportivo, awalnya AC Milan benar-benar pengin datangkan Jovic dari Real Madrid. Berdasar laporan itu, Jovic dikejar Milan selaku alternatif Zlatan Ibrahimovic musim depan.

Penyerang tua itu belakangan ini memberi tanda-tanda jika dia akan pergi dari Milan. Dia berasa Il Diavolo Rosso sekarang ini telah berlainan dari Il Diavolo Rosso yang dahulu dia perkuat.

Keperginya Zlatan pasti tersisa lubang yang besar di baris serang AC Milan. Karena itu Jovic didapuk untuk gantikan keperginya si penyerang.

AC Milan Ingin Datangkan Mandzukic

AC Milan Ingin Datangkan Mandzukic

AC Milan isunya membuat cara mengagetkan di transfer bursa Januari. Rossoneri -julukan AC Milan- pilih datangkan bekas bomber Juventus, Mario Mandzukic.

Seperti dikutip Football Italia, Mandzukic dan si agen sudah setuju dengan manajemen AC Milan. Isunya, kontrak Mandzukic cuman berjalan 6 bulan dengan nilai dua juta euro.

Mandzukic juga disebutkan sudah lulus test kesehatan dan akan jalani test klinis penuh dalam kurun waktu dekat. Mandzukic sendiri baru keluar dari club Qatar, Al-Duhail. Di Al-Duhail, Mandzukic cuman bermain tidak sampai satu musim. Menurut data statistik, bomber asal Kroasia itu baru bermain 10 kali dan cetak 2 gol.

Baca Juga : Barcelona Melaju ke Final Piala Super Spanyol

AC Milan sendiri sekarang ini gantungkan baris depan mereka ke Zlatan Ibrahimovic. Bomber tua asal Swedia itu masih tajam dengan catatan 11 gol dari 12 kali bermain. Di lain sisi, Liga Italia bukan barang baru untuk Mandzukic. Dia pernah bermain untuk Juventus dari 2015/16 – sampai 2018/19. Mandzukic tampil 162 kali dan cetak 44 gol. Dia berjasa menyembahkan delapan gelar untuk Juventus.

Mendapatkan Gelandang Tengah Torino

AC Milan bergerak cepat di transfer bursa Januari. Club berjulukan Rossoneri itu selekasnya menyelesaikan transfer pemain tengah Torino, Soualiho Meite. Meite direncanakan jalani test klinis. Meite juga akui suka dapat tergabung dengan AC Milan.

“Saya sudah bicara dengan Franck Kessie (pemain tengah AC Milan, red) dan saya suka dapat berpindah,” ucapnya. AC Milan awalnya sudah setuju dengan Torino untuk datangkan Meite dengan status utang. Untuk transfer ini, AC Milan harus mengucurkan uang sembilan sampai 10 juta euro.

AC Milan dapat mematenkan Meite di Liga Italia akhir musim ini seandainya performnya sama keinginan. Meite sendiri siap memperlihatkan mutunya. “Saya siap untuk peristiwa ini. AC Milan lagi ada di pucuk dan mereka tetap harus di situ,” kata pemain berumur 26 tahun itu.

Saat itu, AC Milan isunya harus gigit jemari karena tidak berhasil menggandeng Mohamed Simakan. Bek kanan Strasbourg itu cenderung pilih tergabung dengan RB Leipzig.

AC Milan sekarang ini sedang menempati posisi teratas klassemen Liga Italia. Scuad bimbingan Stefano Pioli itu mengepak 40 point dari 17 laga.

Ingin Permanenkan Brahim Diaz

AC Milan merencanakan untuk ajukan kontrak tetap untuk Brahim Diaz pemain tengah yang sekarang jadi punya Real Madrid. Seperti dikutip Corrier dello Sport, Milan akan kerjakan negosiasi dengan Madrid masalah ini.

Milan memperoleh Brahim Diaz pada awal musim. Ia dipinjam Real Madrid ke rosoneri. Brahim Diaz rupanya mendapati ritmenya dengan AC Milan. Pemain tengah 21 tahun ini telah sukses bikin 4 gol dan tiga assist dari 21 kali performa musim ini.

Berikut yang membuat AC Milan tidak mau melepaskan Brahim Diaz diakhir musim ini. Milan memerlukan pemain tengah muda Tim nasional Spanyol ini. Jika kontrak tetap tidak disepakati, Milan akan ajukan ekstensi utang sampai musim 2021-2022.

Real Madrid sekarang ini mempunyai banyak pemain tengah. Madrid bisa pinjamkan kembali Brahim Diaz ke Milan untuk satu musim. Pilihan pembelian susah terwujud. Soalnya Madrid menyaksikan hari esok di Brahim Diaz yang dibawa dari Manchester City di awal 2019 kemarin.

Rossoneri amankan penerimaan Brahim Diaz sepanjang jendela transfer musim panas, tapi mereka tidak memperoleh pilihan untuk beli.

Keadaan ini memunculkan pertaruhan mengenai apa yang kemungkinan berlangsung pada Brahim Diaz di hari esok. Di lain sisi, si pemain lagi mengutarakan kegembiraannya jadi pemain Milan, sesudah cetak 4 gol.

Sesaat Direktur Olahraga Ricky Massara telah mengutarakan tujuannya untuk duduk berdialog bersama Real Madrid. Ke-2 nya pengin mengakhiri hari esok Brahim Diaz.

Performa luar biasa Brahim di Milan ternyata jadi berita bagus untuk kebutuhan Real Madrid. Team raksasa Liga Spanyol sekarang mempunyai dua pilihan berkaitan hari esok pemain pinjamannya.

Barcelona Melaju ke Final Piala Super Spanyol

Barcelona Melaju ke Final Piala Super Spanyol

Lionel Messi mangkir waktu Barcelona menaklukkan Real Sociedad di semi-final Piala Super Spanyol. Scuad racikan Ronald Koeman itu menang 3-2 (1-1) lewat beradu sepakan penalti di Stadion Estadio Nuevo Arcangel.

Tetapi, berdasar laporan Marca, Lionel Messi akan kembali fit untuk pertandingan final Piala Super Spanyol menantang Athletic Bilbao. Barcelona mengharap pemain bintangnya itu dapat bugar buat pertandingan yang akan dimainkan di La Cartuga, Sevilla, Minggu, 17 Januari.

Baca Juga : Messi Akan Jadi Starter Di Laga Melawan Juventus

Messi nampaknya alami luka waktu Barcelona menang 4-0 atas Granada dalam kelanjutan La Liga Spanyol, akhir minggu kemarin. Ia juga memberikan kode untuk diistirahatkan.

Bintang dari Argentina itu kelihatannya masih rasakan sedikit ketidaknyamanan di kakinya. Tetapi, ada kepercayaan diri jika Messi akan perkuat Barcelona di final.

Performa bagus

Messi dalam perform bagus dalam beberapa minggu paling akhir. Ia sudah jadi kemampuan penggerak dibalik bertambahnya performa Barcelona.

Blaugrana tak pernah kalah dalam sembilan laga paling akhir di seluruh persaingan. Perform ini sudah membuat mereka naik ke urutan ke-3 dalam klassemen La Liga.

Meskipun begitu, Barcelona masih ketinggalan tujuh point ada di belakang puncak klassemen Atletico Madrid. Apa lagi, scuad racikan Diego Simeone itu masih mempunyai tabungan dua laga

Kesempatan Barcelona Untuk Juara

Barcelona tanpa ada piala pada 2020. Ketidakberhasilan itu dapat dibayar bila Barcelona memenangi pertandingan menantang Bilbao di final Piala Super Spanyol, akhir minggu ini. Bilbao maju ke final habis menaklukkan Real Madrid 2-1.

Adanya Lionel Messi, Barcelona selalu mempunyai keunggulan atas team mana juga. Bila ia cukup bugar untuk bermain, juara Ballon d’Or 6x itu dapat tentukan hasil laga sama seperti yang yang lain di masa lampau.

Barcelona Menunggu Lawan Di Final

Barcelona pastikan tempat di set final Piala Super Spanyol sesudah menang melalui sinetron beradu penalti menantang Real Sociedad. Berlaga di Nuevo Arcangeel Fase, Blaugrana menang 3-2 sesudah bermain seri 1-1 sejauh set normal.

Saat sebelum set tostosan berjalan, Frankie de Jong bawa Barcelona unggul di menit ke-39. Tetapi Sociedad sukses menyamai posisi melalui penalti Mike Oyarzabal di menit ke-51.

Piala Super Spanyol ialah kompetisi yang menghadapkan dua team paling atas La Liga dan finalis Copa del Rey. Barcelona yang musim kemarin ada di posisi ke-2 La Liga sudah 13 kali memenangi kejuaraan ini. Sedang Real Madrid sebagai pesaing abadinya mengepak 11 piala juara.

Barcelona berkesempatan berjumpa Real Madrid di set final. Ketentuannya, Los Blancos harus sanggup melalui adangan Athletic Bilbao. Baca agenda kompetisinya di halaman seterusnya.

Peran Riqui Puig Untuk Barcelona

Riqui Puig jadi pahlawan “kecil” yang tidak diduga mengantar Barcelona ke final Piala Super Spanyol. Karena keberaniannya, pemain berperawakan 169 cm ini jadi pahlawan kemenangan Barcelona waktu menantang Real Sociedad di semi-final Piala Super Spanyol, Kamis tempo hari.

Ronald Koeman sudah diketahui sempat bingung untuk tentukan penendang penalti ke-5 Barcelona. Ia cuman punyai empat penendang penalti.

Tetapi Riqui Puig, pemain tengah kecil ini dengan gagah berani ajukan diri menjadi penendang penalti ke-5. Ia juga sukses eksekusi penalti hingga membuat Barcelona menang 3-2 atas Real Sociedad.

Habis tindakan heroiknya, Puig akui tidak pernah kehilangan keinginan untuk dimainkan Barcelona. Ia lagi mengharap dapat dimainkan Ronald Koeman di pertandingan selanjutnya.

“Saya tidak pernah kehilangan senyuman. Saya bocah yang cukup berbahagia. Jika Koeman memberikan peluang beberapa waktu saja, saya akan memakainya,” tutur Riqui Puig

Laga Manchester City Melawan Liverpool Berakhir Imbang

Laga Manchester City Melawan Liverpool Berakhir Imbang

Manchester City tidak berhasil raih point penuh saat melayani The Reds dalam kelanjutan Liga Inggris. The Citizens ditahan seimbang Liverpool 1-1 di Etihad Fase.

Habis laga, manager Man City Pep Guardiola ungkap kekesalannya dalam pertandingan itu. Dia menjelaskan anak asuhannya tidak belajar pada kekeliruan-kesalahan awalnya.

“Kami belum juga belajar pada kekeliruan lalu. Kami dengan gampang memberi penalti ke musuh. Semoga ini terakhirnya kami memberi penalti semacam itu,” katanya seperti dikutip AS.

Sudah diketahui, Manchester City menghadiahkan penalti ke The Reds pada awal set pertama. Bek The Citizens, Kyle Walker membuat kekeliruan fatal dengan melumpuhkan Sadio Mane di kotak terlarang.

Mengakibatkan, team tamu unggul bisa lebih cepat lewat gol penalti Mohamed Salah di menit ke-13. Sesaat, Man City baru dapat membalas di menit ke-31 lewat tendangan Gabriel Jesus.

Selang 10 menit cetak gol, Man City sesungguhnya mendapatkan hadiah penalti. Namun, Kevin De Bruyne tidak berhasil mengkonversinya menghasilkan gol. Sampai semprit akhir set ke-2 , tidak lagi ada gol yang terbentuk serta laga usai imbang.

Pep Memuji Para Pemain

Pep tidak lupa memuji ke Gabriel Jesus atas gol semata-mata wayangnya dalam pertandingan itu. Menurut dia, gol yang di bikin Gabriel Jesus sangat fenomenal.

“Ia sukses cetak gol fenomenal dalam pertandingan itu, gol yang cantik dari penyerang. Ia bermain baik sepanjang 90 menit, saya senang terhadapnya,” katanya.

Pertandingan melawan Liverpool jadi pertandingan penutup untuk The Citizens saat sebelum interval internasional. Masalahnya sepanjang dua minggu di depan beberapa pemain akan bela negaranya semasing di gelaran UEFA Nations League.

“Saya mengharap beberapa pemain yang bertanding di gelaran internasional dapat kembali lagi dengan selamat serta tiada luka. Hingga, kami dapat meneruskan laga mendatang dengan scuad terhebat,” ujarnya.

Masa Depan Pep Guardiola di Manchester City Mulai Dipertanyakan

Pep Guardiola sudah tidak pedulikan kesempatan kembali lagi latih Barcelona serta terbuka mengupdate kontraknya di Manchester City. Tetapi untuk sekarang ini, minimal ia merencanakan untuk menyaksikan musim ini berjalan.

Laporan memperlihatkan hasil di Liga Champions musim ini bisa mainkan peranan yang tentukan untuk Pep Guardiola untuk berada di Etihad Fase. Tetapi, bekas penjaga gawang Manchester City David James menyaksikan juru strategi berumur 49 tahun itu telah memutuskan.

“Hari esok Pep sedang ditanyakan,” ucapnya ke Fase Astro sesudah Manchester City bermain seri 1-1 dengan Liverpool pada minggu ke-8 Liga Inggris, Senin (8/11/2020).

“Saat saya melihat interviu pra-pertandingannya, ia mengulangnya saat interviu saat laga. Ia nampak sedikit menyendiri.”

James menyaksikan Guardiola telah memberikan code mengenai periode depannya di Manchester City. Hal itu dilihatnya habis pertandingan City melawan Liverpool.

“Klopp menjelaskan dengan benar-benar bersih semacam apa menurut dia permainan itu berjalan, bahkan juga saat mereka lakukan kekeliruan. Sedang Pep menjelaskan, ‘mereka cetak gol, kami mendapatkan penalti, semestinya menang’, serta itu cukup jauh,” katanya.

“Saat orang pintar yang tidak berkeberatan bicara kebenaran mulai bicara dengan kalimat yang dikodekan, karena itu saya mulai cemas mengenai Manchester City,” tandas James.

Piala Liga Champions

Manchester City datangkan Pep Guardiola pada musim panas 2016. Selama ini, bekas juru strategi Barcelona itu telah memberi dua piala Liga Inggris, Piala FA, tiga gelar Piala Liga, dan dua gelar Commuynity Shield.

Tetapi, Guardiola belum sanggup memberi Manchester City piala Liga Champions. Selama ini, The Citizens cuman sanggup capai perempat final di pertandingan paling berprestise di Eropa itu.

Keuntungan Manchester United Mendapatkan Cavani

Keuntungan Manchester United Mendapatkan Cavani

Bek Manchester United, Axel Tuanzebe percaya Edinson Cavani akan bawa pengalaman serta kualitas ke Old Trafford.

Pemain berumur 33 tahun itu sesudah tidak menguatkan PSG terus dihubungkan dengan beberapa club kelas atas Eropa. Club seperti Atletico Madrid diberitakan berminat untuk membawanya ke Estadio Wanda Metropolitano pada panas musim ini.

Tetapi, pemain internasional Uruguay itu malah justru sukses dihadirkan Manchester United mendekati penutupan bursa transfer pada 5 Oktober. Bersama-sama club berjulukan Setan Merah itu, Edinson Cavani memperoleh waktu kontrak semasa setahun dengan pilihan ekstensi 12 bulan.

Baca Juga : Cari Tahu Cara Memainkan Taruhan Judi Bola Yang Tepat

Walau sukses amankan tanda-tangan bekas pemain Napoli itu, tetapi si pemain dipandang seperti pembelian yang cemas dilaksanakan raksasa Liga Inggris itu. Ditambah lagi selesai mereka dinyatakan tidak berhasil menggandeng Jadon Sancho dari Borussia Dortmund.

Beberapa Keuntungan Cavani Yang Pindah Ke MU

Namun, Axel Tuanzebe memberi pandangan yang lain. Pemain muda itu memandang jika kehadiran Edinson Cavani mempunyai beberapa hal untuk ditawarkan ke MU.

Bicara di situs sah club, Axel Tuanzebe menjelaskan Edinson Cavani bisa menjadi penambahan lain untuk Manchester United. Ia percaya dengan pengalaman serta pengetahuannya dalam laga sepak bola akan menolong untuk timnya bermain di liga lokal serta level Eropa.

Axel Tuanzebe mengutarakan jika untuk pemain muda kelihatannya, karena itu ia dapat banyak belajar dari bekas striker Paris Saint-Germain itu.

Disamping itu, Cavani dinyatakan akan melepaskan laga Manchester United menantang Newcastle dalam kelanjutan Liga Inggris pada 17 Oktober kedepan. Ini karena si pemain harus jalani karantina semasa dua minggu.

Kecuali mangkir di level club, striker veteran itu mangkir di pertandingan internasional bela tim nasional Uruguay semasing kontra Chile serta Ekuador.

Menarik untuk dinanti andil Edinson Cavani untuk Manchester United pada musim 2020/21 di bawah instruksi Ole Gunnar Solskjaer apa akan bermain reguler atau mungkin tidak. Karena, ia harus juga berkompetisi dengan Anthony Martial.

Terancam Tidak Bisa Debut Saat MU Melawan Newcastle

Edinson Cavani nampaknya akan mangkir dalam laga Premier League Manchester United selanjutnya menantang Newcastle sebab ia akan diisolasi, dengan pemain Uruguay itu tidak penuhi persyaratan untuk pengecualian olahragawan elit.

Penyerang berumur 33 tahun itu mengakhiri kepindahnya ke Old Trafford dengan posisi bebas transfer pada batasan waktu transfer, selesai mengakhiri kontraknya dengan Paris Saint-Germain beberapa bulan kemarin.

Berdasar laporan, striker internasional Uruguay menyepakati persetujuan kontrak satu tahun dengan pilihan ekstensi 12 bulan selanjutnya, memperoleh bayaran capai 3,8 Milyar rupiah per minggu.

Sayangnya jika walau beberapa pendatang baru di Premier League bebas untuk selekasnya masuk dengan club mereka, keadaan Edinson Cavani tidak sama sebab ia belum penuhi kriteria prosedur kesehatan yang aktif di Inggris.

Edinson Cavani sudah bercampur dengan populasi umum kota Paris semasa beberapa bulan serta belum memperoleh tes PCR dengan cara teratur di lingkungan yang aman, yang bermakna ketentuan pemerintah Inggris aktif buatnya.

Manchester United masih coba mengklarifikasi mengenai permasalahan itu, tapi di bawah ketentuan sekarang ini, striker 33 tahun – seperti seseorang biasanya yang datang di Inggris dari Prancis – harus diisolasi semasa 14 hari. Ia sekarang ini sudah mulai menutup diri, dengan periode karantina mandiri yang mulai dilaksanakan di hari Minggu saat ia datang di Manchester.

Tetapi, laga United selanjutnya ialah di hari Sabtu 17 Oktober di St James ‘Park, serta itu tentunya akan tiba begitu cepat buat Edinson Cavani untuk terjebak bila ia betul-betul harus penuhi ketentuan karantina semasa dua minggu penuh.

Untuk jadi memperburuk permasalahan selanjutnya, bekas striker Palermo serta Napoli tidak dapat berlatih di Carrington semasa periode itu serta, sesudah tidak bermain di laga bersaing semenjak Maret, ia akan kurang dalam kesehatan serta dapat susah untuk bugar menantang bekas teamnya Paris Saint-Germain di Liga Champions.